
Blog Feed
Cara Sehat Ala Dokter
Gaya hidup sehat adalah komitmen jangka panjang dengan manfaat kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh dan kehidupan Anda. Meningkatnya kesehatan tubuh, mental dan emosional akan turut meningkatkan kualitas hidup Anda serta membawa pengaruh positif bagi orang-orang di sekitar Anda.

Penerapan Gaya Hidup Sehat
Menerapkan gaya hidup sehat perlu disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, kondisi kesehatan, bahkan kebiasaan makan Anda. Hasilnya pun akan bervariasi, Anda tidak bisa menjalankan atau mengharapkan hasil perubahan gaya hidup yang sama dengan seseorang yang kondisi tubuh atau kesehatannya berbeda dengan Anda, misalnya mengikuti model atau aktor idola.
Berikut adalah beberapa cara memulai gaya hidup sehat yang bisa langsung Anda terapkan dan jadikan kebiasaan atau rutinitas baru.
- Mengetahui status kesehatan tubuh dan buatlah janji perawatan jika dibutuhkan.
Lakukanlah pemeriksaan tahunan yang mungkin belum pernah atau jarang sekali Anda lakukan dan periksa juga daftar vaksinasi yang wajib didapatkan. Beberapa jenis vaksinasi diberikan sebanyak lebih dari satu kali dengan jadwal khusus. Segera buat janji dengan dokter jika hasil pemeriksaan kesehatan rutin menunjukkan kelainan atau terdapat vaksinasi yang harus dilakukan.
Ketahui indeks massa tubuh (IMT)dan ukuran lingkar pinggang Anda untuk mengecek apakah terdapat faktor risiko penyakit, seperti obesitas. Anda bisa melakukan ini bersamaan dengan pemeriksaan rutin. Kenali juga tingkat aktivitas fisik Anda, misalnya berapa banyak aktivitas yang dilakukan dalam seminggu dan seperti apa intensitasnya. Dengan mengetahui kondisi fisik dan kesehatan tubuh Anda, Anda bisa menentukan langkah selanjutnya dari perubahan gaya hidup sehat yang sesuai untuk dilakukan. Diskusikanlah dengan dokter mengenai jenis aktivitas maupun pola makan yang dianjurkan bagi kondisi Anda.
- Membenahi diet atau pola makan dan menghentikan kebiasaan buruk.
Mulailah membuat catatan harian berisi daftar makanan apa saja yang Anda konsumsi setiap hari. Ya, itu termasuk gorengan yang Anda konsumsi sambil menunggu jadwal kereta, misalnya. Buatlah tanpa memiliki penilaian apa pun. Ingatlah, Anda melakukan ini untuk mengetahui apa saja yang perlu diubah dari pola makan yang lama. Anda tidak bisa beralih ke gaya hidup sehat jika tidak tahu apa saja kebiasaan lama yang perlu dihilangkan atau dipertahankan. Diskusikanlah bersama dokter dan seorang ahli gizi mengenai jenis, jumlah asupan makanan, dan tips pola makan lain yang Anda butuhkan.
- Perbanyak aktivitas fisik dan kelola stres.
Orang dewasa dianjurkan untuk menyisihkan setidaknya dua setengah jam per minggu untuk melakukan aktivitas aerobik(misalnya berjalan dan berlari) dengan intensitas sedang. Atau Anda bisa menyisihkan satu jam dan 15 menit dalam seminggu untuk melakukan aktivitas aerobik intensitas tinggi, ditambah aktivitas penguatan otot, seperti push-up dan sit-up, setidaknya dua hari dalam seminggu. Buatlah kalendar aktivitas fisik dan target mingguan yang fleksibel, realistis, dan menyenangkan.
Menjaga kesehatan mental juga termasuk ke dalam gaya hidup sehat. Selipkan aktivitas seperti yoga dan meditasi untuk mengatasi stres. Tentukan cara atau aktivitas yang bisa Anda lakukan ketika stres dan emosi menyerang, misalnya dengan berlari naik-turun tangga atau berdiam diri sejenak di dalam toilet untuk kembali fokus. Latihan pernapasan tidak hanya mengingatkan Anda untuk bersyukur namun juga mengevaluasi ulang perspektif dan keputusan yang perlu diambil. Ingatlah hal-hal positif yang terjadi dalam hidup dan Anda akan menyadari betapa banyaknya hal yang sudah Anda capai atau miliki.
- Perbaiki waktu tidur.
Buatlah jadwal tidur yang tetap. Usahakan gawai, komputer atau televisi Anda sudah mati setidaknya dua jam sebelum waktu tidur yang telah ditentukan. Olahraga berat sebelum tidur juga tidak dianjurkan. Anda bisa mandi air hangat dan minum secangkir teh untuk membuat badan dan pikiran menjadi rileks, sehingga membantu Anda lekas tidur. Jangan anggap remeh gangguan tidur, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai, jika tidur Anda bermasalah.
- Tingkatkan hubungan dengan orang di sekitar Anda.
Perubahan gaya hidup bukan sekadar diet dan olahraga saja, interaksi sosial dengan orang di sekitar Anda juga turut berkontribusi pada kesehatan mental dan emosi Anda. Anda tidak perlu harus menyamakan semua aspek kehidupan Anda dengan tetangga atau teman Anda, tapi Anda tetap perlu meluangkan waktu untuk bersosialisasi, baik itu secara virtual maupun bertatap muka. Meningkatkan hubungan dengan sesama akan memberikan rasa nyaman bagi masing-masing pihak. Namun, jika Anda merasa sulit bersosialisasi, atau jika Anda berada dalam hubungan yang tidak sehat, maka Anda perlu segera mencari pertolongan. Dokter akan membantu Anda mencari tahu sumber permasalahan dan bagaimana cara mengatasinya.
Perbanyak juga melakukan aktivitas yang merangsang kreativitas otak bersama orang di sekitar Anda. Baiknya aktivitas ini dimulai sedari kecil dibarengi dengan pendidikan formal yang saling mendukung. Menurut para ahli saraf, melakukan aktivitas seperti ini akan lebih berpengaruh pada kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan dibanding permainan komputer yang dimainkan secara individu.
Walau sulit berpaling dari kebiasaan lama, Anda perlu menyadari bahwa dengan menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan yang baru, risiko terserang berbagai jenis penyakit pun akan ikut berkurang. Penampilan fisik bertambah baik, kesehatan mental terjaga, dan energi Anda meningkat.
Gaya hidup sehat juga memperbesar kesempatan Anda untuk hidup lebih panjang. Sebuah penelitian membuktikan bahwa kebiasaan berjalan kaki minimal selama 30 menit setiap hari dapat menurunkan risiko meninggal di usia dini secara signifikan. Jadi tunggu apa lagi? Jangan tunda terus mengubah pola hidup lama Anda ke gaya hidup sehat.
Sumber : https://www.alodokter.com/gaya-hidup-sehat-bisa-anda-mulai-sekarang
Cara hidup sehat ala Rasulullah SAW
Nabi Muhammad semasa hidupnya meninggalkan banyak ajaran bermanfaat, yang mana berlaku hingga sekarang untuk para umatnya. Salah satunya sederet kebiasaan hidup sehat yang dulu semasa hidupnya dilakukan beliau. Apa saja kebiasaan gaya hidup sehat dari Nabi Muhammad SAW? Daripada penasaran, yuk baca pemaparannya berikut ini.
1. Bangun subuh
Nabi Muhammad diketahui mempunya kebiasaan untuk tidur lebih awal dan bangun di waktu adzan fajar, alias subuh setiap hari. Secara ilmiah, kebiasaan bangun pagi yang dilakukan oleh Nabi ini dikatakan berkorelasi secara umum dengan produktivitas yang lebih baik, serta kesehatan mental yang lebih baik.
2. Tidak makan berlebihan
Rasulullah membiasakan diri untuk makan secukupnya, makan sedikit ala Rasul ini secara ilmiah dikatakan untuk mencegah penyakit dan penyakit.m Konsep Islam ‘1/3 untuk makanan , 1/3 untuk cairan, dan 1/3 untuk napas sangat mirip dengan konsep ‘hara hachi bu’ ala Jepang, yang berarti makan sampai hanya sampai 80 persen merasa kenyang.
3. Makan pelan-pelan
Tahukah Anda, bahwa tubuh kita memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk mengirim sinyal ke otak bahwa perut telah kenyang dan terisi penuh Makan pelan-pelan akan membantu kita untuk makan lebih sedikit makanan dan meningkatkan pencernaan,
4. Berpuasa
Berpuasa adalah kebiasaan rutin untuk Nabi Muhammad SAW, tidak hanya selama bulan Ramadhan. Akan tetapi Nabi juga biasa berpuasa sampai Maghrib setiap hari Senin dan Kamis, dan juga pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulannya. Ini mirip dengan praktik puasa intermiten, yang telah terbukti menyeimbangkan kadar hormon, mencegah stres oksidatif, dan mengurangi peradangan secara keseluruhan.
5. Aturan minum air
Dalam meminum air, Rasulullah SAW menerapkan kebiasaan untuk tidak meminumnya dalam sekali nafas. ‘Jangan meminum air dalam satu nafas, tetapi meminumnya dalam dua atau tiga nafas’, adalah cara meminum air ala Nabi Muhammad. Ilmu pengetahuan sendiri membuktikan bahwa ketika seseorang meminum terlalu banyak air dalam waktu singkat mereka dapat mengalami sakit kepala, ketidakseimbangan dalam tingkat elektrolit darah dan bahkan timbulnya rasa pusing. Minum perlahan membantu disebutkan dapat membantu tubuh benar-benar menyerap cairan dan mendapatkan manfaat maksimal.
6. Aktif bergerak
Memenuhi tiga dari lima rukun Islam, menuntut agar umat Islam menjadi sehat jasmani. Nabi Muhammad SAW dijelaskan sangat mendorong latihan fisik alias olahraga dan menyarankan orang tua untuk mendorong aktivitas fisik pada anak-anak mereka dengan mengajarkan anak-anak mereka untuk berenang, menunggang kuda, dan memanah.
Review Lagu Eye – Satu Nama Tetap di Hati
Lagu ini menceritakan tentang sebuah kisah percintaan masa lalu, yang mana dulu pernah membuat bahagia dan terkenang sampai sekarang. Walaupun sekarang jarak telah memisahkan dua insan itu, namun salah satu dari mereka yakin bahwa cintanya tidaklah berubah sampai kapanpun.
Dia pun juga yakin bahwa suatu saat akan bisa mengulangi kisahnya lagi, walaupun tak pasti kapan waktu itu akan tiba.
Generasi Pemuda Milenial
Milenial (juga dikenal sebagai Generasi Y, Gen Y atau Generasi Langgas[1]) adalah kelompok demografi setelah Generasi X (Gen-X). Tidak ada batas waktu yang pasti untuk awal dan akhir dari kelompok ini. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran.
dengan kelompok anak muda yang masih “bau kencur” alias belum berpengalaman, belum matang dalam berpikir dan belum stabil secara emosi. Dan karenanya secara umum orang tidak terlalu memperhitungkan kelompok pemuda ini karena dianggap pola berpikirnya cenderung idealis tidak realistis dan sering mengambil keputusan dengan berdasarkan emosi perasaan belaka.
Namun sebenarnya dalam hidup ini yang namanya “idealisme’, suatu pemikiran tentang dunia utopia, merupakan hal penting yang membuat manusia tetap mempunyai semangat dan harapan untuk tetap hidup dan berjuang demi dunia yang lebih baik. Dunia utopia memang seperti mimpi. Tapi saya percaya bahwa mimpi yang terukur dan dikombinasikan dengan pemikiran serta semangat positif dapat mengubah dunia. Pada saat kita berhenti bermimpi, kita berhenti berusaha, maka kita akan mati.
Disinilah peran pemuda, sebagai sosok yang muda, yang dinamis, yang penuh energi, yang optimis, diharapkan untuk dapat menjadi agen perubahan yang bergerak dan berusaha untuk sedekat mungkin dengan dunia utopia itu. Pemuda, diharapkan bisa membawa ide-ide segar, pemikiran-pemikiran kreatif dengan metode thinking out of the box yang inovatif, sehingga dunia tidak melulu hanya dihadapkan pada hal-hal jaman oldyang itu itu saja dan tidak pernah berkembang. Dengan kata lain pemuda diharapkan menjadi pemimpin masa depan yang lebih baik dari pemimpin masa kini. Pemuda diharapkan untuk menjadi change agent, yaitu pihak yang mendorong terjadinya transformasi dunia ini ke arah yang lebih baik melalui efektifitas, perbaikan dan pengembangan.
Pemuda Sebagai Change Agent
Dari hasil baca-baca saya, setidaknya ada lima karakteristik pemimpin yang baik yang harus ada dalam diri seorang Change Agent. Yang pertama, visi yang jernih. Sebagai pemimpin, seseorang harus memiliki target yang jelas sehingga program kerja dapat disusun dengan baik dan dengan tahapan yang berkesinambungan karena arah yang dituju jelas. Pemimpin yang baik harus bisa menjelaskan ide dan konsep yang ada dalam pemikirannya secara jernih kepada orang lain dan terutama kepada anggota tim kerjanya. Saya pikir Albert Einsten benar, “If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough”. Yang kedua, memiliki kegigihan untuk mencapai target. Yang ketiga, bersikap kritis dan analitis. Dengan kata lain, pemimpin yang baik harus selalu bernalar dan menggunakan akal sehatnya. Tidak ada hal yang ditelan bulat-bulat tanpa mengerti substansinya. Yang keempat, sarat akan pengetahuan dan memimpin dengan memberikan contoh, bukan hanya dengan instruksi. Yang kelima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang sekitarnya dengan membangun kepercayaan. Dengan kata lain, pemimpin yang baik harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.
Pemuda dan semangatnya dibutuhkan sebagai change agent dalam berbagai sektor, termasuk sektor politik. Selama masih ada yang namanya “negara”, politik juga akan selalu ada. Masalahnya, politik sudah terlalu lama terasosiasi sebagai suatu hal yang kotor dan karenanya dihindari banyak orang. Kata “politik” hampir identik dengan “perebutan kekuasaan demi jabatan dan uang”. Akibatnya, banyak anak muda berpotensi menghindari dan tidak peduli dengan politik. Namun sikap ini tanpa disadari secara tidak langsung membuat kondisi politik menjadi semakin buruk karena level of competition, baik dari sisi kemampuan maupun integritas, menjadi rendah untuk seseorang menduduki posisi strategis dalam lembaga-lembaga negara. Akibatnya orang-orang yang memegang kekuasaan dalam negara bukanlah orang-orang terbaik yang ada di negara tersebut, melainkan orang-orang yang memang dari awal masuk ke dalam politik dengan niat untuk semata-mata memperoleh jabatan dan kekuasaan demi uang atau kepentingan pribadi lainnya. Pada saat kancah politik dan lembaga negara dikuasai oleh orang-orang yang tidak berkualitas ini, semakin orang-orang yang berkualitas menjauhi area tersebut. Hal ini terjadi terus menerus dan menjadi lingkaran setan.
Generasi milenial harus bisa bertindak sebagai change agent dan memutus lingkaran setan tersebut. Pemuda harus tetap optimis dan tidak berhenti melakukan langkah-langkah perbaikan, termasuk dalam sektor politik. Pemuda harus mau peduli dengan kualitas politik negaranya dan berani terjun ke dalamnya. Karena perbaikan politik hanya akan terjadi pada saat orang-orang baik, profesional dan berintegritas masuk ke dalam politik.
Tidak dapat disangkal bahwa politik sudah terlalu lama disalahgunakan oleh orang-orang opportunist demi jabatan, kekuasaan dan uang semata. Tapi sesungguhnya ada dimensi lain dari politik, yaitu suatu alat dahsyat yang dapat memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Apabila kita berpolitik dengan baik dan benar, maka kita dapat menjadikan dunia ini menjadi lebih baik. Seperti yang dikatakan Mahatma Gandi, “Be the change you wish to see in the world “. Jangan mengandalkan orang lain untuk melakukan perbaikan, tapi kita harus mau turun tangan untuk melakukan perbaikan yang kita inginkan.
Tantangan Bagi Generasi Milenial
Generasi milenial adalah generasi yang sangat mahir dalam teknologi. Dengan kemampuannya di dunia teknologi dan sarana yang ada, generasi ini memiliki banyak peluang untuk bisa berada jauh di depan dibanding generasi sebelumnya. Namun sayangnya, dari beberapa statistik yang saya baca, dikatakan bahwa generasi milenial cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial, termasuk politik dan ekonomi. Mereka cenderung lebih fokus kepada pola hidup kebebasan dan hedonisme. Mereka cenderung mengingkan hal yang instant dan tidak menghargai proses.
Di era ini segala sesuatu bergerak dengan cepat, dunia menjadi tanpa batas, informasi dapat diperoleh dimana saja dan dari siapa saja. Generasi masa kini harus berusaha dan mampu menjadi bijak terutama dalam penggunaan media sosial. Media sosial ini mirip dengan politik, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Kita bisa berguna dan bertambah pintar apabila menggunakan media sosial dengan benar, tapi kita juga bisa menjadi penyebar hoax dan menjadi bodoh apabila kita menggunakan media sosial dengan tidak benar.
Di era ini dengan segala kecanggihan teknologi, tingkat persaingan juga semakin tinggi. Kualitas dan kinerja manusia juga dituntut menjadi semakin tinggi. Generasi masa kini harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar dan menjadi lebih baik dengan cepat serta melakukan navigasi yang lincah dan tepat untuk dapat memecahkan setiap masalah. Kreatifitas dan Apabila tidak, dalam beberapa tahun ke depan mungkin posisi kita sudah digantikan oleh robot atau program komputer.
Di Indonesia, ada sekitar 81 juta penduduk yang termasuk dalam generasi milenial. Berarti sekitar hampir 32% dari total populasi di Indonesia. Pertanyaannya: Mampukah kelompok 32% ini menjadi change agent untuk Indonesia? Siapkah mereka untuk membangun dan meneruskan Indonesia? Ini yang menjadi tantangan terbesar bagi generasi milenial Indonesia.
Sumber : https://serikatnews.com/peran-dan-tantangan-pemuda-di-era-generasi-milenial/

